Bibir saya berdarah, sudah  dua hari ini bibir bagian bawah saya pecah-pecah dan menjedol *bahasa apa pula ini :o * ya pokoknya berukuran  melebihi dari biasanya. Gara-garanya saya ndak tau pasti, dugaan awal sih karena udang jerbung yang beberapa hari yang lalu tertelan. 

Sebenarnya sih, ini murni bukan salah si udang. Beberapa minggu terakhir saya merasa kurang mengkonsumsi vitamin C dan buah. Kemarin sempat merasa mau sariawan, tapi setelah saya minum jus jeruk sama jus tomat hampir setiap hari, sariawannya tidak menunjukkan tanda-tanda aktivitas yang meningkat.

Karena kondisi bibir yang tidak chic untuk berbicara bahkan nyuitin Nicholas Saputra *dilempar mendoan* :~ , beberapa hari ini saya lebih banyak diam dan mendengarkan teman-teman saya ngobrol atau cela-celaan, walaupun jujur hati saya merasa nestapa karena beberapa kali hanya bisa membalas celaan mereka dengan senyum manis menahan perih ... lebay deh.
Sewaktu jam istirahat, setelah makan dan sholat, saya pun memilih menenggelamkan diri diantara meja kursi dan mulai memejamkan kedua mata saya. Selebihnya, duduk diam di depan monitor, mulai ketak-ketik dan menghasilkan beberapa tulisan yang lumayanlah untuk dibaca-baca sendiri. Sebagian besar tulisan fiksi, karena saya merasa tidak begitu piawai menulis fiksi jadi saya fikir saya perlu banyak berlatih bukan begitu? Eh la terus kapan saya kerjanya *nyungsep ke dalam laci*

Beberapa hari yang lalu, iseng-iseng saya blogwalking dan menemukan lomba menulis cerpen KUCB di blogcamp. Sudah agak terlambat memang, pesertanya juga sudah lumayan banyak dan bagus – bagus lagi. Sedari awal saya sebenarnya sudah ingin meramaikan, tapi ide dan cerita yang saya tulis kok kelihatan “nggak banget” dan akhirnya saya urungkan untuk di publish. Semakin mendekati hari penutupan, saya pun memberanikan diri untuk mengikutsertakan salah satu tulisan saya. Bukan menjadi juara yang menjadi prioritas utama saya saat ini, harapan untuk itu ada memang, tapi di sisi lain, saya juga ingin menjadikan lomba itu sebagai ajang saya belajar menulis, belajar bersaing secara sportif dan juga lebih banyak mengenal jagoan-jagoan nge-blog yang membuat saya belajar banyak hal.

Tanggal 20 Januari 2011, minus sepuluh hari dari tanggal penutupan, sekitar jam 9 malam akhirnya saya resmi meramaikan kontes itu. Karena yang saya sertakan berupa tulisan fiksi, akhirnya saya memutuskan untuk mem-publish tulisan itu di blog fiksi saya “La Vita e Bela” (dasar ababil blognya ganti - ganti hihihi) silahkan berkunjung dan meninggalkan jejak juga kritik yang bisa membuat saya belajar lebih baik lagi. *promosi biarin*

Tuhan itu maha adil kan, men-subtitute kemampuan mulut saya yang agak tidak nyaman untuk berekspresi dengan kata-kata verbal dengan jari saya untuk berekspresi lewat tulisan. Jadi, kalau tidak mau mengalami kejontoran bibir macam saya, lebih baik jika teman-teman semua mengkonsumsi vitamin C dan buah-buahan secara rutin. Bibir pecah-pecah itu perih Jendral! Trust Me!

--- :p ---

*gambar dari google :D *


Comments (2)

On January 21, 2011 at 11:32 PM , julinapurwaningsih said...

sip2.. aku doain menang deh mbak.. jangan lupa traktir nanti ya..
btw, kalo jontornya kyk yg di gambar itu, diriku mauu sekaliiii :D

 
On January 28, 2011 at 2:42 AM , Bintang said...

Hohoho...ternyata bibir pecah-pecah itu membawa berkah :D
Baca cerita fiksinya Yuyuk ah!